HP CS Kami 0852.25.88.77.47(AS dan WhatApp), email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pembelajaran CTL Terhadap Prestasi Belajar Matematika dan Aktivitas Belajar

Skripsi Pendidikan Matematika ~ Metode pembelajaran kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) adalah pengajaran yang memungkinkan para siswa mampu menguatkan, memperluas, dan menerapkan pengetahuan dan ketrampilan akademik mereka dalam berbagai macam tatanan dalam sekolah maupun luar sekolah, agar dapat memecahkan masalah-masalah dunia nyata atau masalah yang disimulasikan.

Pembelajaran Kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL)

Pembelajaran Kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL)

 

Metode pembelajaran kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) menekankan pada cara berfikir tingkat lebih tinggi, transfer pengetahuan lintas disiplin, serta pengumpulan, penganalisisan dan pensintesisan informasi dan data dari berbagai sumber dan pandangan. Nur dalam (Mochamad Enoh, 2004) menyebutkan bahwa didalam metode pembelajaran CTL terdapat tujuh unsur kunci, antara lain:

  • menemukan (inquiry),
  • bertanya (questioning),
  • konstruktivisme (contructivism),
  • masyarakat belajar (learning community), dan
  • penilaian sebenarnya (Authentic Assessment),
  • refleksi (reflection),
  • pemodelan (modelling).

Dengan tujuh unsur tersebut diharapkan pembelajaran lebih bermakna bagi siswa sehingga konsep yang diperoleh oleh siswa lebih mudah dipahami.

Pada prinsipnya belajar adalah berbuat. Berbuat untuk mengubah tingkah laku, jadi melakukan kegiatan tidak ada belajar kalau tidak ada aktivitas. Itulah sebabnya aktivitas merupakan prinsip atau asas yang sangat penting di dalam interaksi belajar mengajar. Menurut Rousseau dalam (Sardiman: 2004: 96): “Segala pengetahuan itu harus diperoleh dengan pengamatan sendiri, pengalaman sendiri, penyelidikan sendiri, dengan fasilitas sendiri yang diciptakan sendiri, baik secara rohani maupun teknis”. Setiap orang yang belajar harus aktif sendiri tanpa aktivitas proses belajar tidak mungkin terjadi.

Dengan menggunakan metode pembelajaran kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) pada pokok bahasan Dimensi Tiga, siswa diberi kesempatan untuk aktif dalam kegiatan menemukan dan membentuk konsep. Sehingga dengan aktivitas belajar yang tinggi diharapkan menghasilkan prestasi yang optimal.

 

Identifikasi Masalah

  1. Dari prasurvey yang dilakukan, kebanyakan guru-guru di SMA tidak menggunakan metode pembelajaran yang menarik. Masih banyak ditemukan guru yang menggunakan metode ekspositori. Hal ini dikarenakan bahan ajar yang disampaikan terlalu banyak dan dibatasi oleh waktu, sehingga guru tidak menggunakan metode pembelajaran yang lain karena akan memakan banyak waktu dan tenaga. Ada kemungkinan jeleknya prestasi siswa pada pokok bahasan Dimensi Tiga dikarenakan oleh metode pembelajaran yang kurang memadai. Terkait dengan ini, dapat diteliti apakah jika metode pembelajaran para guru diubah, prestasi siswa pada pokok bahasan Dimensi Tiga menjadi lebih baik.
  2. Adanya kemungkinan rendahnya prestasi belajar matematika siswa-siswa pada pokok bahasan Dimensi Tiga di Kabupaten Wonogiri disebabkan oleh rendahnya aktivitas belajar siswa baik di rumah maupun di sekolah. Terkait dengan ini dapat diteliti apakah benar bahwa aktivitas belajar siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa
  3. Ada kemungkinan rendahnya prestasi belajar matematika siswa-siswa pada pokok bahasan Dimensi Tiga di Kabupaten Wonogiri tidak saja dipengaruhi oleh metode pembelajaran maupun aktivitas belajar siswa, tetapi dapat saja disebabkan karena faktor guru yang tidak menguasai konsep pada pokok bahasan Dimensi Tiga. Terkait dengan ini dapat diteliti apakah jika penguasaan guru dalam konsep pokok bahasan Dimensi Tiga ditingkatkan menjadi lebih baik maka prestasi belajar siswa menjadi lebih baik.

 

Pemilihan Masalah

Adalah tidak mungkin untuk melakukan penelitian dengan banyak pertanyaan penelitian dalam waktu yang yang sama. Oleh karena itu, dalam penelitian ini hanya akan dicoba pecahkan masalah penelitian yang pertama dan kedua dari tiga masalah yang diidentifikasi di atas, yaitu yang menyangkut perbaikan metode pembelajaran dan aktivitas siswa. Masalah ketiga tidak diteliti karena peneliti kurang tertarik dengan masalah tersebut.

 

Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:

  1. Apakah pembelajaran matematika pada pokok bahasan Dimensi Tiga dengan metode pembelajaran kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik dibanding metode ekspositori?
  2. Apakah terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa-siswa yang memiliki aktivitas tinggi, sedang, rendah dalam mempelajari pokok bahasan Dimensi Tiga?
  3. Apakah terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan aktivitas belajar siswa dalam mempelajari pokok bahasan Dimensi Tiga?

 

Artikel terkait yang bertemakan Skripsi Pendidikan Matematika dan Tesis Pendidikan Matematika adalah sebagai berikut:

 

Leave a Reply